Tampilkan postingan dengan label Forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Forex. Tampilkan semua postingan

12 Jan 2012

Definisi Indikator Ekonomi

 Ask Misstrader News - Halo rekan investor pernahkan anda bingung saat membaca berita indikator ekonomi seperti gambar disamping ??

Dalam dunia trading ada beberapa istilah yang perlu dipahami & merupakan data penting, sehingga ketika rekan ingin mengambil keputusan dalam bertrading rekan bisa mengetahui kapan saja data yang akan dirilis. Berikut ini kami sajikan beberapa istilah penting yang harus rekan ketahui.










Sektor Ketenagakerjaan
Unemployment          
  • Definisi  : Persentase angkatan kerja yang tidak bekerja. 
  • Efek      : Sangat Tinggi
  • Jadwal   : Jumat pertama setiap bulan pukul 19.30 WIB
Non-Farm Payroll 
  • Definisi   : Number of jobs created or lost.
  • Efek       : Sangat Tinggi
  • Jadwal    : Jumat pertama setiap bulan pukul 19.30 WIB
Jobless Claims 
  • Definisi    : Jumlah angkatan kerja yang mengajukan klaim tidak bekerja
  •  Efek       : Tinggi 
  • Jadwal     : Setiap Kamis (weekly) pukul 19.30 WIB
Tingkat Belanja & Keyakinan

Personal Income & Spending 
  • Definisi    : Jumlah pendapatan dan pengeluaran individu selama 1 bulan 
  • Efek        : Sedang
  • Jadwal     : Hari kerja pertama setiap bulan pukul 19.30 WIB.
Retail Sales 
  • Definisi    : Jumlah penjualan ritel dari seluruh produk (minus jasa) 
  • Efek        : Tinggi 
  • Jadwal     : Sekitar tanggal 11-14 setiap bulan, pukul 19.30 WIB.
Consumer Confidence   
  • Definisi    : Index yang mengukur perilaku & harapan konsumen ttg perkerjaan                                       dan ekonomi. Ini dihitung berdasarkan survey dari 5000 KRT. 
  • Efek         : Sedang tapi dapat sangat tinggi terutama ketika “turning point”. 
  • Jadwal      : Setiap hari Selasa di akhir bulan, pukul 21.00 WIB. 
Consumer Sentiment 
    • Defenisi    : Sama dengan consumer confidence, namun dari 500 orang. 
    • Efek         : Sedang, dapat tinggi dalam titik balik ekonomi. 
    • Jadwal      : Preliminary; setiap Jumat kedua, dan Final terakhir/bulan, pukul 19.30 WIB. 

      Harga dan Produktifitas 

      Consumer Price Index (CPI) 
      • Definisi    : Index yang mengukur tingkat inflasi harga barang & jasa ritel. 
      • Efek        : Sangat tinggi 
      • Jadwal     : Sekitar tanggal 13 setiap bulan, pukul 19.30 WIB.
      Producer Price Index (PPI) 
      • Definisi    : Index yang mengukur tingkat perubahan harga dari sisi bisnis. 
      • Efek        : Sangat tinggi 
      • Jadwal     : Sekitar tanggal 11 setiap bulan, pukul 19.30 WIB.
      Sektor Perumahan & Konstruksi

      Housing Starts & Building Permits 
      • Difinisi     : Jumlah rumah yang dibangun dan ijin pembangunan kedepan. 
      • Efek        : Sedang 
      • Jadwal     : Sekitar tanggal 16 setiap bulan, pukul 19.30 WIB
      Existing Home Sales 
      • Definisi    : Jumlah penjualan rumah yang sebelumnya di tempati.
      • Efek        : Sedang
      • Jadwal     : Tanggal 25 akhir bulan, atau 1 awal bulan, pukul 21.00 WIB
      New Home Sales 
      • Definisi   : Jumlah rumah baru yang terjual, dihitung berdasarkan komitmen                                         dari pembeli terhadap 10.000 developer.
      •  Efek       : Sedang
      •  Jadwal    : Setiap akhir bulan, pukul 21.00 WIB 
        Perdagangan Internasional
        International Trade (Trade Balance) 
        • Definisi    : Selisih jumlah antara ekspor dan impor. 
        • Efek        : Sedang untuk saham & Index, Sangat tinggi untuk Nilai tukar 
        • Jadwal    : Sekitar tanggal 19 setiap bulan, pukul 19.30 WIB, untuk kondisi dua                                           bulan sebelumnya.
        Current Account 
        • Definisi   : Neraca yang menghitung perdagangan dan investasi dari suatu                                            negara terhadap negara-negara lain.
        •  Efek       : Sedang 
        • Jadwal     : Sekitar 2½ bulan setelah berakhirnya kuartal (Quarterly), 19.30 WIB.
        Produksi Nasional & Inventory

        GDP 
        • Definisi    : Mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi perkuartal.
        •  Efek       : Sedang cenderung tinggi. 
        • Jadwal     : Diakhir setiap bulan; Januari, April, Juli, Oktober pukul 19.30 WIB.
        Durable Good Orders  
        • Definisi    : Jumlah permintaan produk tahan lama 
        • Efek        : Tinggi 
        • Jadwal     : Minggu ke 3-4 setiap bulan pukul 19.30 WIB. Bulan sebelumny
        Industrial Production 
        • Definisi     : Jumlah total produksi industri 
        • Efek         : Sedang 
        • Jadwal      : Sekitar tanggal 15 setiap bulan, pukul 19.30 WIB
        ISM-Manufacturing 
        • Definisi     : Adalah index yang mengukur keseluruhan aktifitas manufaktur. 
        • Efek         : Sangat tinggi 
        • Jadwal      : Setiap hari kerja awal bulan, pukul 19.30 WIB
        Yups itu tadi beberapa istilah yang akan sering investor temukan dalam indikator ekonomi di dunia trading.. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para investor yang masih newbie ^_^ happy trading!

          11 Jan 2012

          4 Hal Penting Dalam Investasi



          Ask Misstrader News - Sering kali dalam terjun di dunia bisnis khususnya investasi, kita hanya asal terjun atau hanya sekedar ingin coba-coba hanya karena tergiur oleh profit yang akan didapatkan. Namun sebenarnya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika kita terjun di dunia investasi, berikut kami uraikan 4 hal penting dalam dunia investasi :

          1. Berita Fundamental
          Yang dimaksud berita fundamental disini adalah berita hangat yang sedang terjadi baik ekonomi maupun politik, yang diperkirakan akan berdampak pada pergerakan mata uang negara terkait. Dimana biasanya berita tersebut berasal dari situs resmi pemerintahan, media cetak, media elektronik hingga radio. Akan ada banyak berita fundamental yang muncul tiap harinya, namun tidak semua berita fundametal itu penting, jadi investor harus pintar-pintar dalam memilih berita fundamental.


          2. Perkiraan Teknikal
          Merupakan suatu teknik analisa yang dikenal dalam dunia keuangan yang dimana digunakan untuk memprediksi trend suatu harga saham dengan cara mempelajari data pasar yang lampau, terutama pergerakan harga dan volume. Pada awalnya analisa teknikal hanya memperhitungkan pergerakan harga pasar atau instrumen yang bersangkutan, dengan asumsi bahwa harga mencerminkan seluruh faktor yang relevan sebelum seorang investor menyadarinya melalui berbagai cara lain.

          3. Manajemen Modal
          Manajemen modal disini artinya bagaimana cara seorang investor untuk pintar-pintar mengatur modal yang akan digunakan, sehingga modal ini benar-benar tepat guna. Jangan sampai modal yang dianggarkan untuk berinvestasi melampaui target sehingga tidak mengganggu anggaran keuangan lainnya.


          4. Psikologi Internal & Eksternal
          Psikologi seorang investor yg terjun di dunia investasi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal. Faktor internal disini adalah faktor yang muncul dari dalam diri investor itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal disini, adalah yang berasal dari lingkungan sekitar.

          Itu tadi beberapa hal penting yang harus diperhatikan seorang investor, semoga artikel ini bermanfaat ya :)









            Review Wall Street (10/01) : Terbaik Sejak Juli 2011


            Ask Misstrader News - Kombinasi antara komentar positif dari Eropa dan start musim earnings yang bagus melambungkan saham Amerika Serikat (AS). Jika tidak ada kabar positif dari benua biru, Wall Street sejatinya tetap solid pekan ini. Dow Jones industrial average (INDU) menguat sampai 70 poin (0.6%). Sementara S&P 500 (SPX) bertambah 11 poin (0.9%) dan The Nasdaq composite (COMP) meraup 26 poin (1%). Saham berbasis perbankan memimpin kenaikan di New York, mulai dari Bank of America (BAC) yang menguat hampir 6%, Morgan Stanley (MS) yang naik 4% dan Goldman Sachs (GS) yang melaba sekitar 4%. Sedangkan Citigroup (C) dan JPMorgan Chase meraih gain antara 2% dan 3%. Dow dan S&P mencetak kinerja terbaik sejak bulan Juli silam. 
            Fitch Rating kali ini mengeluarkan proyeksi positif terkait upaya pemulihan Eropa. "Inti krisis seharusnya bisa terus terpecahkan hingga akhir tahun ini," ujar David Riley, Kepala Fitch, pada presentasinya di London. Lebih lanjut, lembaga pemeringkat ini mengungkapkan tidak ada rencana untuk memangkas rating obligasi AAA Prancis tahun ini. Namun Fitch tidak menutup kemungkinan downgrade negara Italia seraya siap merilis proyeksinya terhadap seluruh negara euro di akhir bulan nanti.
            Setelah Alcoa merilis laporan pendapatannya di awal pekan, Wall Street akan sepi dari data earnings hari ini. Hanya Lennar (LEN) dan JPMorgan Chase (JPM) yang siap melepas laporan keuangan sebelum weekend mendatang.
            Bursa Saham Global
            FTSE 100(UKX) Inggris meraup 1.5%, masih lebih kecil dari rasio kenaikan DAX (DAX) Jerman, yang mencapai 2.4%. Sedangkan CAC 40 (CAC40) Prancis menguat sampai 2.7%. Saham perbankan Eropa yang diperdagangkan di NYSE juga berkinerja solid. Saham Deutsche Bank (DB), UBS (UBS) dan Credit Suisse (CS) semuan menguat. Di Asia, Shanghai Composite (SHCOMP) naik 2.7%, Hang Seng (HSI) Hong Kong bertambah 0.7% dan Nikkei Jepang (N225) tumbuh 0.4%.

            Korporasi
            Saham Tiffany (TIF) anjlok setelah retailer perangkat mewah ini memangkas proyeksi pendapatan untuk 2012. Penjualan saat musim liburan sejauh ini tidak memenuhi harapan. Sementara Lululemon Athletica (LULU) melonjak. Perseroan merilis cetak biru pendapatan kuartal IV yang terbilang positif. Adapun saham Liz Claiborne (LIZ) turun akibat proyeksi 2012 yang tidak optimis serta kabar kepergian sang Chief Financial Officer-nya, Andrew Warren. Ia lengser karena memilih pindah bekerja ke Discovery Communications (DISCA).
            Saham GlaxoSmithKline (GSK) juga kehilangan beberapa dollar akibat kabar yang menyebut perusahaan siap melepas beberapa merek sekunder dalam waktu dekat. Nilai penjualan beberapa produk Glaxo diperkirakan mencapai $660 juta. Namun saham Euronext (NYX) melambung karena Pengawas Persaingan Usaha Uni Eropa berencana menjegal niat merjer dengan Deutsche Bourse. Dengan demikian, wacana pembentukan bursa saham terbesar dunia gagal dan dianggap menguntungkan bagi NYX.
            Data Ekonomi
            Biro Sensus AS melaporkan bahwa wholesale inventories November naik 0,1%. Angka tersebut di bawah ekspektasi analis yang menargetkan inventories bisa menguat sampai 0,6%, sekaligus melanjutkan kenaikan 1,2% di bulan Oktober. 

            Valuta dan Komoditi
            Secara umum, dollar kemarin melemah di hadapan euro, poundsterling maupun yen.
            Minyak pengiriman Februari bertambah 93 sen untuk ditutup pada level $102.24 per barel.
            Futures emas Februari naik $23.40 untuk bertahan di $1,631.50 per ons.

            Obligasi
            Nilai obligasi acuan AS 10-tahun sedikit turun, sehingga imbal hasilnya naik menjadi 1,97% dari 1,96% (Senin).

            Sumber : monexnews.com

            10 Jan 2012

            Indikator Tepat, Profit Berlipat!!!



            Ask Misstrader News - Ketika hendak memproduksi suau sistem trading forex otomatis, Anda perlu memahami indikator mana yang cocok bagi strategi Anda. Pilihan indikator yang tepat sangat berpengaruh terhadap efektivitas trading Anda.
            Banyak sekali varian indikator yang terdapat dalam platform trading. Namum sesungguhnya indikator utama pada metatraderhanya terbagi dalam 5 jenis:



            1. Indikator untuk Penentuan Tren
            Tren market adalah kecenderungan pasar untuk bergerak menuju arah tertentu dari waktu ke waktu. Klasifikasi dari kecenderungan tersebut mengacu pada time frame tertentu, misalnya tren jangka panjang, diambil berdasarkan time frame besar. Adapun tren primer biasanya mengambil time frame medium dan tren sekunder mengambil time frame jangka pendek.
            Indikator yang termasuk dalam kategori ini antara lain: HeikenAshi Multi TF, ADX Divergence, MACD Divergence, CCI Divergence, Volume Divergence. Jika diperhatikan, divergence sering menjadi indikator yang cukup akurat untuk penetuan tren. Apakah yang dimaksud dengan divergence? Divergence merupakan ketidaksepakatan antara indikator dengan harga, biasa dikenal dengan istilah divergence & convergence. Indikator dapat menawarkan nilai prediktif berdasarkan analisis teknikal, karena trader dapat mengenali perubahan price action dengan oscillator.
            Sebagai contoh, bullish forex divergence sering terjadi ketika Oscilator seperti MACD, Stochastic, RSI, Momentum, Bollinger Bands, MRI membentuk new high sementara harga gagal membentuk new low. Prinsipnya cukup simple, “sell” ketika terjadi bearish forex divergence atau “buy” ketika terjadi bullish forex divergence.
             
            2. Indikator untuk Penentuan Momentum
            Dalam dunia keuangan, momentum merupakan tendensi empiris untuk menunjukkan bahwa kenaikan/penurunan harga suatu aset akan terus berlanjut. Di antaranya adalah True Strength Index, Stochastic, RSI, William Percent Range, Momentum Indikator. Indikator momentum merupakan indikator yang lebih modern, menggunakan algortima matematika yang cukup kompleks. Misalnya seperti rentang William Precent Range adalah indikator teknikal dinamis yang dapat menentukan apakah pasar overbought/oversold.  WPR sangat mirip dengan Stochastic Oscilator, satu-satunya perbedaan adalah gerakan naik turun WPR lebih fluktuatif sedangkan skala Stochastic lebih mulus. 

            3.  Indikator untuk Penentuan Volume
            Volume perdagangan adalah istilah di pasar modal yang mengacu pada jumlah saham atau kontrak yang diperdagangkan di bursa selama periode tertentu. Volume tinggi di forex merupakan indikasi peningkatan likuiditas, demikian pula sebaliknya.
            Indikator yang masuk dalam kategori ini adalah: Chaikin Money Flow Divergence, Volume price Trend, Force Index Divergence. Salah satu contohnya indikator Chaikin Money Flow yang dikembangkan oleh Marc Chaikin, berguna untuk mengukur jumlah volume arus uang selama periode tertentu, biasanya digunakan pada periode 20 atau 21 hari.
            Dari hasil kalkulasi matematika, indikator ini akan berfluktuasi di antara line zero untuk mengidentifikasikan perubahan arus uang pada suatu instrument mata uang. Chartist biasanya akan mencari peluang beli jika harga menembus ke atas line zero atau sebaliknya.

            4.  Indikator untuk Penetuan Volatilitas
            Dalam bahasa sehari-hari, volatility sama maknanya dengan “labil”. Namun di dunia keuangan, ini merupakan ukuran besarnya variasi fluktuasi harga selama beberapa periode. Volatilitas biasanya berdasarkan historical atau berasal dari rangkaian pergerakan market beberapa waktu sebelumnya sehingga menghasilakn variasi range market yang tersirat dalam indikator. Indikator yang termasuk dalam kategori ini antara lain: Bollinger Band dan Average True Range (ATR).

            5.  Indikator Pencari Pola & Geometris
            Indikator yang terkahir adalah untuk mencari pola di market, contohnya Andrew Pitchfork, LR Channels, Wolfe Wave, Support Resistance Levels Indikator. Andrew Pitchfork misalnya, indikator ini merupakan channel berdasarkan modeling harga rata-rata selama 2 hari dengan menghubungkan 2 line dari extreme low/high beberapa hari sebelumnya. Sehingga nantinya terbentuk 2 garis parallel.

            Demikian ulasan singkat tentang beberapa indikator utama yang terintegrasi pada MetaTrader. Silahkan pilih indikator yang paling sesuai dengan strategi trading anda. Dan pastinya semoga berhasil :)

            3 Jan 2012

            11 Momen 'Gila' Wall Street di Tahun 2011


            Ask Misstrader News
            - Tahun 2011 memang menjadi salah satu periode perdagangan paling bergejolak dalam sejarah. Pergerakan harga aset saham Wall Street selalu naik turun, digerakkan oleh berbagai sentimen dari penjuru dunia. Terdapat beberapa momen penting yang memicu pergerakan liar di Wall Street dalam 12 bulan ke belakang. Stasiun berita CNN menetapkan 11 momen penting yang membuat indeks saham menggila secara tiba-tiba di tahun 2012. Berikut rangkumannya untuk Anda.


            1. Konflik Politik Libya dan Krisis Perumahan
            22 Februari 2011
            Dow: minus 174 poin (1,4%)
            Eskalasi politik Libya melambungkan harga minyak hingga 6%. Sebagai produsen minyak penting (2% terhadap ekspor dunia), krisis Libya membawa ketakutan tersendiri. Tidak lama kemudian, kecemasan memang terbukti setelah arus perlawanan tirani menyebar ke berbagai penjuru Timur Tengah. Di saat yang sama, data perumahan yang lemah berperan dalam kisruh pasar di medio Februari. Data S&P/Case-Shiller menunjukkan bahwa harga rumah jatuh 4,1% dibanding catatan tahun 2009 lalu. Alhasil, kombinasi antara dua sentimen itu mengikis gain Dow Jones hingga 1,4%.

            2. Bencana Alam dan Kebocoran Nuklir Jepang
            16 Maret 2011
            Dow: minus 242 poin (2%)
            Gempa 9 skala richter mengguncang Jepang. Namun bukan dampak riil yang ditakutkan oleh pelaku pasar, namun lebih kepada radiasi nuklir akibat kebocoran kompleks reaktor Fukushima. Isu nuklir selalu menyangkut masalah kemanusiaan, sehingga investor tidak tampak antusias masuk ke pasar.

            3. Plafon Hutang Amerika Serikat (AS)
            4 Agustus 2011
            Dow: minus 512 poin (4,3%)
            Pada akhirnya isu dalam negeri menjadi kendala utama bagi pasar saham Paman Sam. Kongres menjadi biang kerok kecemasan investor terhadap masa depan komponen hutang negara itu. Legislator gagal mencapai resolusi batas hutang hingga masa tenggat di awal Agustus. Kecemasan ditambah oleh rilis data tenaga kerja yang tidak menggembirakan sekaligus memicu peluang untuk resesi double-dip. Pada hari itu, 4 Agustus ditetapkan sebagai sesi perdagangan terburuk sejak krisis keuangan 2008 silam. Namun, nyatanya kinerja buruk pasar AS tidak hanya sampai di situ, kondisi justru memburuk 4 hari kemudian.

            4. Downgrade S&P terhadap AS
            8 Agustus 2011
            Dow: minus 635 poin (5,6%)
            Dalam empat hari saja, Wall Street jatuh tertimpa tangga. Standard & Poor's memutuskan bahwa AS tidak pantas memegang rating kredit AAA lagi dan hanya layak diberi predikat AA+. Pasar saham dunia anjlok sebelum Wall Street dibuka hari Senin itu dan investor panik. Hari itu ditetapkan sebagai hari perdagangan tersuram sepanjang 2011, S&P anjlok 6,7% dan Nasdaq turun 6,9%.

            5. Suku Bunga Rendah the Fed
            9 Agustus 2011
            Dow: naik 430 poin (4%)
            Bank sentral menjadi penyelamat pasar pasca aksi downgrade S&P. The Fed berkomitmen untuk menahan suku bunga pada level sangat rendah hingga 2013 guna menopang perekonomian. Dow mampu menebus sebagian rasio kerugian yang diderita satu hari sebelumnya.

            6. Krisis Eropa
            10 Agustus 2011
            Dow: minus 520 poin (4,6%)
            Krisis Eropa menjadi fokus perhatian lagi. Konferensi investor yang diselenggarakan oleh Bank of America tidak menghasilkan suatu konklusi memuaskan. CEO Brian Moynihan gagal memupus kecemasan pasar terhadap kesehatan sektor perbankan dan prospek ekonomi di masa depan. Investor skeptis dan apatis. Saham terperosok.

            7. Angka Pengangguran Tembus Titik Terendah 4-bulan
            11 Agustus 2011
            Dow: naik 423 (3,9%)
            400 poin bagi Dow bisa menggambarkan betapa hausnya pasar terhadap sentimen positif. untuk kali pertama dalam 4 bulan, angka pengangguran turun ke bawah 400,000. Raksasa teknologi, Cisco Systems juga membuktikan bahwa pemangkasan biaya yang dilakukan direksi berbuah hasil. Perseroan menampilkan proyeksi positif terhadap pertumbuhan kuartal IV sehingga harga sahamnya langsung naik 16%.

            8. Kinerja Perbankan
            23 Agustus 2011
            Dow: naik 322 poin (3,3%)
            FDIC menyatakan bahwa kesehatan perbankan AS terus membaik di tahun 2011. Untuk kali pertama dalam hampir lima tahun, angka bank Amerika yang bermasalah turun dari 888 menjadi 865. Laporan tersebut memicu optimisme di akhir bulan yang penuh gejolak.

            9. Operation Twist
            22 September 2011
            Dow: minus 391 poin (3,5%)
            Inisiatif the Fed untuk menolong perekonomian gagal memuaskan pasar sehingga harga saham anjlok sampai 3%. Operation Twist adalah program penjualan obligasi negara jangka pendek untuk ditukar dengan obligasi jangka panjang dengan nilai total $400 miliar. Tujuannya adalah untuk menekan suku bunga instrumen jangka panjang sehingga pelaku bisnis dan konsumen berminat untuk meminjam. Operasi yang akan berakhir pada pertengahan 2012 ini terbilang berhasil merendahkan suku bunga, namun belum ada hasil konkrit terhadap perekonomian.

            10. Krisis Eropa Memuncak
            30 September 2011
            Dow: minus 240 poin (2,1%)
            Sepanjang musim gugur dan dingin tahun lalu, krisis Eropa luar biasa membebani kinerja pasar. Indeks saham mengakhiri kuartal III dengan koreksi sekaligus menandai triwulan terburuk bagi S&P dan Nasdaq sejak krisis 2008 silam.

            11. Kecemasan Eropa Memudar
            30 November 2011
            Dow: naik 490 poin (4,2%)
            Investor menyambut baik aksi heroik the Fed dengan 5 bank sentral lain, yang memangkas bunga pinjaman likuiditas berdenominasi dollar di berbagai negara. Koordinasi antar keenam bank cukup baik dan terencana. Mungkin langkah ini adalah satu-satunya sikap konkrit yang diterapkan oleh otoritas kawasan sepanjang tahun lalu. Tujuannya jelas, seluruh pemangku kebijakan moneter tidak ingin kasus kegagalan perbankan perbankan 2008 terulang kembali. Dow menguat sampai hampir 500 poin dan diikuti oleh bursa utama global lainnya.

            30 Des 2011

            Global Economic Calendar

            Ask Misstrader News - Berikut ini Global Economic Calendar

            Market Review 30 Des 2011

            Ask Misstrader News  - Emas Kalah Melawan Krisis Likuiditas
            Emas sentuh level rendah 6 bulan, tertekan oleh penguatan dollar setelah hasil lelang obligasi Italia tegaskan kecemasan penularan krisis utang dan kredit. Italia harus membayar biaya pinjaman hampir 7% ketika menjual obligasi bertenor 10 tahun; ini tentunya cukup mengkhawatirkan bagi Italia yang miliki rasio utang tinggi dan hadapi perlambatan ekonomi. “Hasil lelang surat utang pemerintah Italia mengecewakan,” ujar analis VTB Capital, Andrey Kryuchenkov. “Sentimen masih negatif hingga penutupan tahun.”
            Memburuknya krisis utang zona-euro dan meningkatnya kebutuhan likuiditas dalam beberapa bulan terakhir telah mendorong institusi keuangan untuk menjual asetnya, termasuk emas yang dianggap sebagai aset safe-haven atas kesengsaraan ekonomi. “Perbankan alami masalah pendanaan dan ini terlihat dari berbagai indikator termasuk swap euro/dollar. Ada kekurangan likuiditas dan jika perbankan membutuhkan pendanaan maka harus menjual asetnya, termasuk emas,” tutur analis Credit Suisse, Tobias Merath. “Emas kalah melawan krisis likuiditas. Tingginya kebutuhan likuiditas membuat perbankan harus menjual aset untuk dapatkan dana tunai dan hindari kebangkrutan.”
            Meski demikian, emas masih berpeluang rebound jika bank sentral kembali suntikan likuiditas atau turunkan suku bunga yang mengurangi keharusan perbankan untuk menjual asetnya.

            Pemulihan Euro Bersifat Sementara
            Euro rebound dari level rendah 15 bulan terhadap dollar AS akibat maraknya aksi short-covering jelang penutupan tahun 2011. Meski demikian, tidak banyak analis yang antisipasi berlanjutnya rally mata uang tunggal Eropa seiring belum adanya solusi untuk atasi krisis utang.”Ada kekhawatiran di kwartal pertama 2012 krisis utang akan memburuk akibat besarnya volume utang yang harus dibayar oleh beberapa pemerintah di zona-euro,” ujar strategis Standard Chartered, David Mann. “Trader akan manfaatkan peluang kenaikan euro untuk kurangi exposure mengantisipasi aksi serupa yang akan terjadi di awal Januari. EUR/USD akan lanjutkan pelemahan dan raih $1.20 pada akhir Maret 2012.”
            Kekhawatiran akan kemampuan pendanaan Italia gerogoti sentimen pasar. Italia harus membayar biaya pinjaman hampir 7% ketika menjual obligasi bertenor 10 tahun. Roma juga hanya berhasil kumpulkan dana sebanyak €7,02 miliar, lebih rendah dari target €8,5 miliar. Ini tentunya bukan kabar gembira mengingat Italia harus terbitkan obligasi senilai €450 miliar pada tahun 2012 di saat perekonomian terbesar ketiga di zona-euro ini alami perlambatan.
            Analis melihat kejatuhan tajam euro di bawah $1.30 akan membuat level psikologis tersebut sebagai resistance kunci. Trader juga antisipasi pelemahan EUR/USD hingga $1.25 untuk beberapa bulan mendatang. Carl Hammer, strategis SEB, prediksi euro akan lanjutkan penurunan hingga raih $1.25 pada bulan Maret akibat merebaknya kecemasan pasar akan besarnya kebutuhan pendanaan Italia di awal tahun depan.

            Pelemahan Pound Masih Akan Berlanjut
            Poundsterling anjlok hingga ke titik terendah 2½-bulan versus Greenback setelah hasil lelang obligasi Italia menghadirkan resiko akan memburuknya krisis utang Eropa di tahun depan. Yield obligasi Italia masih berkutat dekat level krusial 7% dan Roma hanya berhasil kumpulkan dana sebanyak €7,02 miliar, lebih rendah dari target €8,5 miliar.
            Analis berpendapat kemungkinan memburuknya krisis utang Eropa tahun depan berpotensi menghadirkan malapetaka bagi sektor keuangan Inggris, yang akan terus menempatkan pound di bawah tekanan mata uang AS. Sementara spekulasi tentang QE lanjutan dari Bank of England juga masih beresiko melukai sterling di tahun 2012.
            “Banjir permintaan dollar kemungkinan berlanjut hingga awal tahun depan. Dan jika itu benar-benar terjadi, Cable akan terperosok lebih dalam menuju kisaran $1.50,” kata Michael Derks, strategis yang diwawancarai Reuters. Sterling diterpa aksi jual sejak semester dua 2011 seiring para pembuat kebijakan Eropa belum mampu hasilkan solusi komprehensif untuk selesaikan masalah utang.
            Analis juga melihat kemungkinan pelonggaran moneter lebih lanjut (Quantitative Easing) oleh Bank of England untuk topang pemulihan ekonomi Inggris sebagai faktor negatif untuk sterling di awal tahun 2012. “Dengan bertambahnya bukti akan rapuhnya pemulihan ekonomi Inggris dan besarnya exposure atas krisis utang Eropa maka BoE akan segera menambah program pembelian asetnya. Ini tentunya akan memperburuk performa sterling,” ungkap Raghav Subbarao, strategis Barclays Capital. Barclays prediksi BoE akan umumkan pelonggaran moneter lebih lanjut pada pertemuan Februari.

            Asia Gelisah Nantikan Lelang Obligasi Italia
             Kegelisahan para pelaku pasar menanti hasil lelang obligasi Italia tercermin dari pergerakan saham yang cenderung mixed di beberapa bursa utama Asia. Lelang obligasi Italia bertenor 10 tahun menjadi fokus seiring sebagian besar pelaku pasar berharap adanya permintaan yang kuat setelah European Central Bank melancarkan operasi likuiditas.
            Nikkei merosot 0,3%, tertekan oleh kejatuhan saham eskportir setelah yen  raih level terkuat terhadap euro dalam 10 tahun terakhir. Elpida Memory anjlok 10% akibat laporan produsen chip memori ini kemungkinan akan tunda pengembalian dana publik sebanyak ¥30 milyar.
            Kospi tidak banyak berubah; aksi window-dressing berhasil imbangi data ekonomi Korea Selatan yang kurang menggembirakan. Output pabrik Korsel untuk bulan November dirilis lebih lemah dibandingkan ekspektasi; ini soroti kerentanan ekonomi terbesar ke-4 di Asia terhadap berkurangnya permintaan dan ketergantungan ekspor.
            Hang Seng melemah 0,7% seiring merebaknya kecemasan atas situasi di Eropa. Alibaba.com naik 0,5% setelah induk perusahaannya, Alibaba Group China, menyewa Duberstein Group sebagai bagian dari rencana untuk mengakuisisi sebagian aset raksasa internet Yahoo. BYD Company turun 0.6% setelah China Securities Regulatory Commission setujui rencana produsen mobil ini untuk terbitkan obligasi 6 miliar yuan di Cina. China Mengniu Dairy anjlok 7,4% setelah hacker menyerang website perusahaan pasca beredarnya laporan pencemaran bahan berbahaya dalam produk susu formula yang diproduksinya.

            Wall Street Optimis AS Dapat Arungi Krisis Utang Eropa
             Wall Street menguat setelah data perumahan dan manufaktur isyaratkan ekonomi terbesar di dunia ini dapat arungi krisis utang Eropa. Yield obligasi Italia masih berkutat dekat level krusial 7% dan Roma hanya berhasil kumpulkan dana sebanyak €7,02 miliar, lebih rendah dari target €8,5 miliar.
            “Ada optimisme terhadap ekonomi AS,” ujar Richard Sichel, petinggi di Philadelphia Trust. “Membaiknya indikator ekonomi dapat isyaratkan perusahaan AS akan pertahankan pertumbuhan laba yang kuat.” Penjualan rumah AS naik 7,3% di bulan November, lebih baik dari perkiraan. Indeks manufaktur Chicago catatkan ekspansi seiring meningkatnya harga produk dan jumlah karyawan. Walaupun klaim pengangguran bertambah namun analis prediksi sektor tenaga kerja akan alami perbaikan.
            Sementara itu Amazon.com melemah setelah Goldman Sachs katakan pertumbuhan penjualan retailer online ini dapat lebih rendah dari estimasi. Diamond Foods menguat seiring beredarnya isu meningkatnya investasi David Einhorn di perusahaan tersebut. Mosaic tergelincir setelah produsen pupuk ini umumkan pemangkasan produksi fosfat akibat turunnya harga jual. Sears Holdings lanjutkan kejatuhan setelah S&P utarakan kemungkinan pemangkasan kredit akibat tidak akan banyaknya perubahan performa perusahaan pasca penutupan 100 tokonya; Sears telah kehilangan 1/3 nilai sahamnya dalam tiga sesi terakhir

            Resiko Geopolitik Topang Minyak          
             Minyak pulih seiring meningkatnya resiko geopolitik di Timur Tengah yang membuat investor khawatir akan prospek supplai. Teheran telah ancam blokir lalu lintas transportasi di Selat Hormuz -yang sangat krusial bagi produsen minyak Timur Tengah- setelah Uni Eropa dan AS putuskan untuk perketat sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya. AS katakan akan menjaga agar pengiriman minyak dari Timur Tengah tetap berjalan normal.
            Sebuah kapal induk AS terlihat dekat wilayah latihan militer angkatan laut Iran, menurut Wakil Komandan Angkatan Laut Iran Mahmoud Mousavi. Iran langsungkan latihan militer di Selat Hormuz sejak 24 Desember dan dijadwalkan berakhir pada 4 Januari. Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza, telah utarakan akan blokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika negaranya dikenakan larangan ekspor minyak mentah. Sementara itu, juru bicara Angkatan Laut AS, Rebecca Rebarich, katakan AS tidak akan mentolerir gangguan pelayaran di selat tersebut.
            Meski demikian, harga minyak sempat melemah setelah data tunjukan naiknya persediaan minyak AS seiring berkurangnya permintaan. Departemen Energi utarakan stok bertambah sebanyak 3,9 juta barel menjadi 327,5 milyar untuk minggu yang berakhir pada 23 Desember. Laporan ini senada dengan publikasi American Petroleum Institute yang utarakan kenaikan pasokan minyak sebanyak 9,57 juta barel pekan lalu.

            Disadur dari Edukasi dan Riset PT.MIF


            Belajar Membaca Data Penting



            Ask Misstrader News - Dalam dunia trading tentunya rekan investor dan para trader pasti sering menemukan Global Economic Calendar atau biasa disebut Indikator ekonomi. Anda sebagai trader tentnya juga perlu memahami data-data fundamental guna membantu Anda dalam menganalisa sebelum bertransaksi. Nah, data-data fundamental bisa berbentuk berita artikel atau seperti indeks calendar di bawah ini. Namun pada kenyataannya para trader khususnya newbie belum mengerti bagaimana cara membacanya, nah berikut akan kami jelaskan bagaimana cara membaca data penting.


            1.  Date
            Itu adalah hari dimana berita akan di rilis. Berita yang di rilis dari berbagai negara dengan keterangan simbol sebagai berikut : GB ( Inggris), DE (Denmark), CH (Swiss), HK (hongkong), JP (Jepang), EZ (euro Zone), & US (Amerika Serikat).

            2. WIB
            Nah, ini jadwal data-data penting, pernah dengar broker Anda bilang ” Nanti dulu pak, masih tunggu data penting jam 16.30WIB.” Dari data indeks calendar inilah mereka bisa menegetahui dampak dari kejadian politikk suatu negara untuk perdagangan. Oleh sebab itu, trading pun memiliki waktu-waktu tertentu dimana ketika momennya tepat Anda bisa memaksimalkan keuntungan dalam perdagangan.

            3. LOC
            Adalah lokasi atau negara mana yang Anda pantau misalnya anda bertransaksi EU/USD, anda bisa perhatikan simbol ZE dan US. Setelah itu, yang menjadi tolak ukur arah market akan kemana bisa dilihat di Impact, Actual, Forecast, Val, dan Last.
            4.Period
            Adalah waktu dirilis  bulanan atau weekly (w/e).

            5. Impact
            Adalah dampak apa yang akan terjadi ketika data tersebut di rilis pada jam tertentu.  Hal ini  akan menjadi acuan data penting ini bisa saja  “low” yang berarti dampak kurang begitu besar, “med” berdampak sedang atau “high” berdampak tinggi. Biasanya yang berdampak  “high”  adalah data terpenting.

            6. Forecast
            Adalah perkiraan data yg akan dirilis sebelum data asli keluar (actual). Bisa bagus bisa jelek
            .
            7. Value
            Adalah satuan transaksi, Ind (indeks),  % (persen), Mln (million), Bln (Billion)dan K (kilo)

            Nah itu tadi beberapa cara membaca data penting. Untuk melihat economic calendar atau berita fundamental lainnya, Anda bisa mengakses http://www.forexfactory.com, dailyfx.com atau di http://www.monexnews.com (mudah dimengerti karena menggunakan bahasa Indonesia).


            Date
            WIB
            Loc
            Economic Data
            Period
            Impact
            Actual
            Forecast
            Val
            Last
            Tuesday
            Dec, 20th
            07.01
            GB
            Nationwide Cons Confidence
            Nov
            Med
            40
            N/F
            Ind
            45.0
            14.00
            DE
            GfK Cons Sentiment Index
            Jan
            Med
            5.6
            5.5
            Ind
            5.6

            DE
            PPI m/m
            Nov
            Med
            0.1
            0.1
            %
            0.2

            DE
            PPI y/y
            Nov
            Low
            5.2
            5.2
            %
            5.3
            14.00
            CH
            Swiss Trade Balance
            Nov
            Med
            3001
            2470
            Mln
            2159
            15.30
            HK
            Hong Kong CPI
            Nov
            Low
            5.7
            N/F
            %
            5.8
            16.00
            DE
            Ifo Business Climate
            Dec
            High
            107.2
            106.1
            Ind
            106.6

            DE
            Ifo Current Condition
            Dec
            Med
            116.7
            116.0
            Ind
            116.7

            DE
            Ifo Expectation
            Dec
            Med
            98.4
            97.0
            Ind
            67.3
            18.00
            GB
            CBI Distributive Trade
            Dec
            Med
            +9
            -13
            Ind
            -19
            19.45
            US
            ICSC/GS Report
            w/e
            Low
            3.4
            N/F
            %
            -0.1
            20.30
            US
            Housing Starts
            Nov
            Med
            0.685
            0.635
            Mln
            0.627

            US
            Building Permits
            Nov
            High
            0.681
            0.635
            Mln
            0.644
            20.55
            US
            Redbook mm
            w/e
            Low
            -2.7
            N/F
            %
            -2.8
            Wednesday
            Dec, 21st
            06.50
            JP
            Trade Balance Total
            Nov
            Med

            -450
            Bln
            -273.8

            JP
            Exports y/y
            Nov
            Low

            -4.0
            %
            -3.7

            JP
            Imports Y/Y
            Nov
            Low

            8.7
            %
            17.9
            07.01
            GB
            GfK Consumer Confidence
            Dec
            Med

            -32
            Ind
            -31
            10.30
            JP
            BOJ Rate Decision
            Dec
            High

            0-0.10
            %
            0-0.10
            14.00
            DE
            Import Price m/m
            Nov
            Low

            N/F
            %
            -0.3

            DE
            Import Price y/y
            Nov
            Low

            N/F
            %
            6.8
            16.30
            GB
            BOE MPC Meeting Minutes (Vote)
            Dec
            High

            0-0-9
            Vot
            0-0-9
            16.30
            GB
            PSNCR
            Nov
            Low

            11.65
            Bln
            -0.64

            GB
            PS Net Borrowing
            Nov
            High

            17.00
            Bln
            3.40

            GB
            PSNB-Ex
            Nov
            Low

            19.600
            Bln
            6.498
            19.00
            US
            Mortgage Market Index
            w/e
            Low

            N/F
            Ind
            677

            US
            Refinancing Index
            w/e
            Low

            N/F
            Ind
            3573.7
            22.00
            EZ
            Consumer Confidence
            Dec
            Low

            N/F
            Ind
            -20.40
            22.00
            US
            Existing Home Sales
            Nov
            High

            5.05
            Mln
            4.97

            US
            Existing Home Sales, pct
            Nov
            Low

            1.9
            Mln
            1.4
            22.30
            US
            Crude Oil Inventories
            w/e
            Med

            N/F
            Mln
            -1.9
            Thursday
            Dec, 22nd
            16.30
            GB
            Current Account
            Q3
            High

            -5.2
            Bln
            -2.02

            GB
            GDP q/q
            Q3
            Med

            0.5
            %
            0.5

            GB
            GDP y/y
            Q3
            Med

            N/F
            %
            0.5
            20.30
            US
            Real GDP qq
            Q3
            Med

            2.0
            %
            2.0

            US
            Implicit Deflator
            Q3
            Low

            2.5
            %
            2.5

            US
            Final Sales
            Q3
            Low

            3.6
            %
            3.6

            US
            PCE Price Index
            Q3
            Low

            2.3
            %
            2.3

            US
            Core PCE Prices
            Q3
            Low

            2.0
            %
            2.0
            20.30
            US
            Corporate Profits
            Q3
            Med

            N/F
            %
            3.0
            20.30
            US
            Initial Claims
            w/e
            High

            376
            K
            366
            20.30
            US
            Chicago Fed Index
            Nov
            Low

            N/F
            Ind
            -0.13
            21.55
            US
            U-Mich. Sentiment
            Dec
            Med

            N/F
            Ind
            67.7

            US
            Current Conditions
            Dec
            Low

            N/F
            Ind
            77.9

            US
            Expectations
            Dec
            Low

            N/F
            Ind
            61.1
            22.00
            US
            Leading Indicators
            Nov
            Low

            0.3
            %
            0.9
            KEY INDICATORS
            DEFINITION
            Public Sector Net Borrowing (PSNB)
            *Tingkat pinjaman
            Selisih nilai antara pengeluaran dan pendapatan untuk perusahaan publik, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah selama bulan sebelumnya.(Aktual <Forecast = Baik untuk mata uang)Misal : bila tingkat pinjaman negara tertentu lebih rendah dari data perkiraan, berarti bagus untuk nilai mata uang  negara tersebut.
                 Excisting Home Sales
            jumlah bangunan perumahan yang terjual selama bulan sebelumnya, termasuk konstruksi baru; Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi karena penjualan rumah memicu efek  jangkauannya. (Actual> Forecast = Baik untuk mata uang)













            Research and Education

             
            Design by Askmisstrader